di sendiriku
sang malam, trsenyum n menyapa
"sedang apa kau di sini"

lalu jawabku "menikmati hembusan udaramu" sang malam brtanya kembali "mengapa kau sendiri" terdiam dan lidah ku kelu tak kuasa menjawab,
dan bertanya pada fikirku "mengapa aku sendiri" melihatku terdiam, sang malam berkata "mengapa kau tak meminta pada rindumu untuk menemanimu"
"atau rindumu telah pergi meninggalkan hidupmu" aku bingung, termangu dan makin larut dalam kebisuan mendengar sang malam lama melihatku membisu sang malam berpamitan,
dan sambil tersenyum meninggalkanku
aku tetap membisu, walaw sang malam telah lama berlalu dari hadapanku dan semakin bingung karena aku tidak tau dimana rinduku saat ini. ya..
resah merayap perlahan, fikirku semakin jauh merusak ketenanganku takutku bertanya "apakah rinduku telah benar-benar meninggalkanku?"
namun..
di dalam keresahan takutku hati mengetuk fikirku dan merobek semua takutku sambil tersenyum sang hati berkata "jangan kau takut dan buang resahmu"
"rindumu ada bersamaku, d dekatku"
"rindumu akan selalu brsemayam didalamku bersama sang jiwa." "percayalah rindumu tak pernah meninggalkanmu
"rindumu akan selalu ada untukmu"
"rindu yang kau persembahkan untuk jiwa-jiwa terindah yang hadir dihidupmu"

#KIREISEIYA#

Komentar